Kamis, 07 Februari 2013

║MENGAPA RIDHO SUAMI ITU SYURGA BAGI PARA ISTRI║

1.) Suami dibesarkan oleh ibu yang mencintainya seumur hidup. Namun ketika dia dewasa, dia memilih mencintaimu yang bahkan belum tentu mencintainya seumur hidupmu, bahkan sering kala rasa cintanya padamu lebih besar daripada cintanya kepada ibunya sendiri.

2.) Suami dibesarkan sebagai lelaki yang ditanggung nafkahnya oleh ayah ibunya hingga dia beranjak dewasa. Namun sebelum dia mampu membalasnya, dia telah bertekad menanggung nafkahmu, perempuan asing yang baru saja dikenalnya dan hanya terikat dengan akad nikah tanpa ikatan rahim seperti ayah dan ibunya.

3.) Suami ridha menghabiskan waktunya untuk mencukupi kebutuhan anak-anakmu serta dirimu. Padahal dia tahu, di sisi Allah, engkau lebih harus di hormati tiga kali lebih besar oleh anak-anakmu dibandingkan dirinya. Namun tidak pernah sekalipun dia merasa iri, disebabkan dia mencintaimu dan berharap engkau memang mendapatkan yang lebih baik daripadanya di sisi Allah.

4.) Suami berusaha menutupi masalahnya dihadapanmu dan berusaha menyelesaikanny­a sendiri. Sedangkan engkau terbiasa mengadukan masalahmu pada dia dengan harapan dia mampu memberi solusi. padahal bisa saja disaat engkau mengadu itu, dia sedang memiliki masalah yang lebih besar. namun tetap saja masalahmu di utamakan dibandingkan masalah yang dihadapi sendiri.

5.) Suami berusaha memahami bahasa diammu, bahasa tangisanmu sedangkan engkau kadang hanya mampu memahami bahasa verbalnya saja. Itupun bila dia telah mengulanginya berkali-kali.

6.) Bila engkau melakukan maksiat, maka dia akan ikut terseret ke neraka karena dia ikut bertanggung jawab akan maksiatmu. Namun bila dia bermaksiat, kamu tidak akan pernah di tuntut ke neraka karena apa yang dilakukan olehnya adalah hal-hal yang harus dipertanggung jawabkannya sendiri

32 Ciri Pasangan (Mungkin) Sudah Mulai

Selingkuh Pria/wanita
'manis' yang terlihat tak mungkin
macam-
macam pun bisa menjadi peselingkuh.
Mulai dari selingkuh
kecil hingga selingkuh
berat yang berlanjut ke ranjang!
Tandai ciri- cirinya! Bukan berarti harus mencurigai pasangan. Tapi seperti anekdot 'kucing disodori ikan asin pasti langsung disambar'. Siapa yang tak tergoda jika ada seseorang yang terus-menerus mencoba menarik perhatian? Karena sering bertemu, mengobrol, dan akhirnya saling curhat, perselingkuhan pun semakin mungkin terjadi. Apalagi bila kebetulan kondisi hubungan dengan pasangan sedang seperti mendung yang gelap. Namun, tentu saja tak berarti solusinya adalah mengawasi dan menginterogasi pasangan selama hampir 24 jam. Yang penting, ciptakan hubungan kondusif di antara pasangan berdua dan belajar jeli membaca tanda-tanda kemungkinan adanya perselingkuhan. Dengan begitu, pengkhianatan bisa segera dihentikan, dan hubungan pun masih terselamatkan. Lalu, apa saja tanda-tanda awal yang bisa dijadikan petunjuk? Marcella Bakur dan Raymon B. Green dalam buku mereka "180 Telltale Signs Hates Are Cheating and How to Catch Them", mengungkapkan 32 tanda emosional seseorang yang sedang berselingkuh. 1. Pasangan lebih perhatian dari biasanya. Ini karena perasaan bersalah. Namun, perhatian tersebut perlahan-lahan akan berkurang dan akhirnya menghilang setelah perselingkuhan semakin dalam. 2. Pasangan mulai menghujani dengan hadiah. Sama seperti poin pertama, ini dilakukannya karena merasa
bersalah telah mengkhianati. Dengan memberikan hadiah-hadiah itulah pasangan bisa mengatasi rasa bersalahnya. 3. Tingkah laku pasangan mengindikasikan ada sesuatu yang tidak beres. Percayalah dengan insting. Tak peduli bila percaya pada insting tersebut sama saja dengan 'membutakan' diri dari kebenaran yang ada. Kita sendirilah yang paling tahu kebiasaan, rutinitas, dan sikap-sikap pasangan sehari-hari. Jadi, patutlah curiga bila semua itu berubah. 4. Pasangan mulai semakin sering memancing pertengkaran. Ini adalah alasan untuk marah dan pergi menemui kekasih gelapnya. Namun, bisa juga dilakukan karena perasaannya yang bercampur aduk setelah mengkhianati. 5. Selalu membicarakan kemungkinan hubungan akan berakhir. Waspada jika pasangan mulai sering berkata, "Apa yang kamu lakukan jika hubungan kita berakhir?" atau "Jika sesuatu terjadi pada kita berdua, saya akan selalu menyayangi kamu sebagai teman". Asal tahu saja, kalimat berandai-andai itu karena ada orang lain yang akan menerimanya dengan senang hati begitu hubungan berakhir. 6. Entah itu pria atau wanita, pasangan seperti saat seorang wanita mengalami PMS. Tampak senang dan bersemangat ketika akan pergi keluar rumah sendirian, dan langsung lesu serta lemas saat berada di dekat kita. 7. Pasangan jarang bicara dan menjadi 'dingin' seperti es batu, tidak peduli pada perasaan kita. 8. Selera musiknya tiba-tiba berubah. Karena jadi lebih sering mendengarkan musik kesukaan 'sang pacar', pasangan pun jadi ikut menyukai musik tersebut. 9. Harga dirinya rendah. Bukan berarti lalu pasangan pasti berselingkuh. Namun, orang-orang seperti ini umumnya cenderung mencari rasa aman dan umpan balik positif dari orang lain. Nah, salah satu cara mendapatkannya, ya lewat perselingkuhan! 10. Pasangan terus-menerus mengkritik orang lain (lawan jenisnya). Ini adalah usahanya untuk membuat
kita berpikir bahwa orang seperti itu bukanlah tipe favoritnya, walau sebenarnya diam-diam tertarik. 11. Pasangan jadi lebih sering memberi kritik pedas kepada kita. 12. Emosinya jadi lebih mudah terpancing terhadap berbagai komentar, bahkan komentar netral sekalipun. 13. Pasangan tak lagi memberi perhatian kepada kita, anak-anak, dan kehidupan keluarga. 14. Pasangan mulai seperti bermain 'petak umpet' saat kita berada di dekatnya. Misalnya, sering sekali menutup pintu atau pergi menjauh saat bicara di telepon. 15. Pasangan tak pernah lagi memuji penampilan kita. 16. Pasangan mulai berhenti mengucapkan "Aku cinta kamu". 17. Pasangan tampak salah tingkah atau merasa bersalah saat kita melakukan hal baik untuknya. 18. Pasangan justru menuduh kitalah yang berselingkuh walau tak memiliki bukti yang kuat. 19. Pasangan lebih memilih menghabiskan waktu bersama teman-temannya dibanding bersama kita. 20. Pasangan mulai tak berminat membicarakan masa depan perkawinan. 21. Pasangan tak lagi menunjukkan kasih sayangnya. 22. Pasangan lebih memilih membaca atau menonton teve dibanding mengobrol atau bercinta. 23. Pasangan sering membicarakan masalah yang tengah dialami orang lain, terutama dari lawan jenisnya. 24. Pasangan mulai menggunakan kata-kata humor atau canda serta pendapat yang berbeda dari biasanya, yang tidak mencerminkan dirinya. 25. Pasangan semakin tidak memperhatikan anak- anaknya. Anak-anak pun merasa ada sesuatu yang salah dengan ayah/ibu mereka. 26. Pasangan seperti menarik diri dan menjauh. Tapi saat kita menanyakan itu semua, pasangan tak ingin membicarakannya. 27. Pasangan tampak tidak berkonsentrasi dan tidak menunjukkan gairahnya saat bercinta. 28. Pasangan selalu tampak kaget atau bingung setiap bangun pagi. Ini karena tidak yakin, di tempat tidur siapa dia terbangun. 29. Kita mendengarnya mengigau menyebutkan nama seseorang (nama perempuan tentunya) lebih dari satu kali. 30. Sahabat dan anggota keluarga sering melihat ketegangan di antara pasangan berdua, bahkan jauh sebelum kita sendiri menyadarinya. 31. Pasangan mudah sekali merasa 'terancam' saat kita bertanya-tanya tentang beberapa hal kepadanya, dan
merasa seperti diinterogasi. 32. Pola tidurnya berubah dari biasanya, dan tampak resah.