║MENGAPA RIDHO SUAMI ITU SYURGA BAGI PARA ISTRI║
1.) Suami dibesarkan oleh ibu yang mencintainya seumur hidup. Namun
ketika dia dewasa, dia memilih mencintaimu yang bahkan belum tentu
mencintainya seumur hidupmu, bahkan sering kala rasa cintanya padamu
lebih besar daripada cintanya kepada ibunya sendiri.
2.) Suami dibesarkan sebagai lelaki yang ditanggung nafkahnya oleh ayah ibunya hingga dia beranjak
dewasa. Namun sebelum dia mampu membalasnya, dia telah bertekad
menanggung nafkahmu, perempuan asing yang baru saja dikenalnya dan hanya
terikat dengan akad nikah tanpa ikatan rahim seperti ayah dan ibunya.
3.) Suami ridha menghabiskan waktunya untuk mencukupi kebutuhan
anak-anakmu serta dirimu. Padahal dia tahu, di sisi Allah, engkau lebih
harus di hormati tiga kali lebih besar oleh anak-anakmu dibandingkan
dirinya. Namun tidak pernah sekalipun dia merasa iri, disebabkan dia
mencintaimu dan berharap engkau memang mendapatkan yang lebih baik
daripadanya di sisi Allah.
4.) Suami berusaha menutupi
masalahnya dihadapanmu dan berusaha menyelesaikannya sendiri. Sedangkan
engkau terbiasa mengadukan masalahmu pada dia dengan harapan dia mampu
memberi solusi. padahal bisa saja disaat engkau mengadu itu, dia sedang
memiliki masalah yang lebih besar. namun tetap saja masalahmu di
utamakan dibandingkan masalah yang dihadapi sendiri.
5.) Suami
berusaha memahami bahasa diammu, bahasa tangisanmu sedangkan engkau
kadang hanya mampu memahami bahasa verbalnya saja. Itupun bila dia telah
mengulanginya berkali-kali.
6.) Bila engkau melakukan maksiat,
maka dia akan ikut terseret ke neraka karena dia ikut bertanggung jawab
akan maksiatmu. Namun bila dia bermaksiat, kamu tidak akan pernah di
tuntut ke neraka karena apa yang dilakukan olehnya adalah hal-hal yang
harus dipertanggung jawabkannya sendiri
beye
Kamis, 07 Februari 2013
32 Ciri Pasangan (Mungkin) Sudah Mulai
Selingkuh Pria/wanita
'manis' yang terlihat tak mungkin
macam-
macam pun bisa menjadi peselingkuh.
Mulai dari selingkuh
kecil hingga selingkuh
berat yang berlanjut ke ranjang!
Tandai ciri- cirinya! Bukan berarti harus mencurigai pasangan. Tapi
seperti anekdot 'kucing disodori ikan asin pasti langsung disambar'.
Siapa yang tak tergoda jika ada seseorang yang terus-menerus
mencoba menarik perhatian? Karena sering bertemu, mengobrol, dan
akhirnya saling curhat, perselingkuhan pun semakin mungkin terjadi.
Apalagi bila kebetulan kondisi hubungan dengan pasangan sedang seperti
mendung yang gelap. Namun, tentu saja tak berarti solusinya adalah
mengawasi dan menginterogasi pasangan selama hampir 24 jam. Yang
penting, ciptakan hubungan kondusif di antara pasangan berdua dan
belajar jeli membaca tanda-tanda kemungkinan adanya perselingkuhan.
Dengan begitu, pengkhianatan bisa segera dihentikan, dan hubungan pun
masih terselamatkan. Lalu, apa saja tanda-tanda awal yang bisa dijadikan
petunjuk? Marcella Bakur dan Raymon B. Green dalam buku mereka "180
Telltale Signs Hates Are Cheating and How to Catch Them", mengungkapkan
32 tanda emosional seseorang yang sedang berselingkuh. 1. Pasangan lebih
perhatian dari biasanya. Ini karena perasaan bersalah. Namun, perhatian
tersebut perlahan-lahan akan berkurang dan akhirnya menghilang setelah
perselingkuhan semakin dalam. 2. Pasangan mulai menghujani dengan
hadiah. Sama seperti poin pertama, ini dilakukannya karena merasa
bersalah telah mengkhianati. Dengan memberikan hadiah-hadiah itulah
pasangan bisa mengatasi rasa bersalahnya. 3. Tingkah laku pasangan
mengindikasikan ada sesuatu yang tidak beres. Percayalah dengan insting.
Tak peduli bila percaya pada insting tersebut sama saja dengan
'membutakan' diri dari kebenaran yang ada. Kita sendirilah yang paling
tahu kebiasaan, rutinitas, dan sikap-sikap pasangan sehari-hari. Jadi,
patutlah curiga bila semua itu berubah. 4. Pasangan mulai semakin sering
memancing pertengkaran. Ini adalah alasan untuk marah dan pergi menemui
kekasih gelapnya. Namun, bisa juga dilakukan karena perasaannya yang
bercampur aduk setelah mengkhianati. 5. Selalu membicarakan kemungkinan
hubungan akan berakhir. Waspada jika pasangan mulai sering berkata, "Apa
yang kamu lakukan jika hubungan kita berakhir?" atau "Jika sesuatu
terjadi pada kita berdua, saya akan selalu menyayangi kamu sebagai
teman". Asal tahu saja, kalimat berandai-andai itu karena ada orang lain
yang akan menerimanya dengan senang hati begitu hubungan berakhir. 6.
Entah itu pria atau wanita, pasangan seperti saat seorang wanita
mengalami PMS. Tampak senang dan bersemangat ketika akan pergi keluar
rumah sendirian, dan langsung lesu serta lemas saat berada di dekat
kita. 7. Pasangan jarang bicara dan menjadi 'dingin' seperti es batu,
tidak peduli pada perasaan kita. 8. Selera musiknya tiba-tiba berubah.
Karena jadi lebih sering mendengarkan musik kesukaan 'sang pacar',
pasangan pun jadi ikut menyukai musik tersebut. 9. Harga dirinya rendah.
Bukan berarti lalu pasangan pasti berselingkuh. Namun, orang-orang
seperti ini umumnya cenderung mencari rasa aman dan umpan balik positif
dari orang lain. Nah, salah satu cara mendapatkannya, ya lewat
perselingkuhan! 10. Pasangan terus-menerus mengkritik orang lain (lawan
jenisnya). Ini adalah usahanya untuk membuat
kita berpikir bahwa
orang seperti itu bukanlah tipe favoritnya, walau sebenarnya diam-diam
tertarik. 11. Pasangan jadi lebih sering memberi kritik pedas kepada
kita. 12. Emosinya jadi lebih mudah terpancing terhadap berbagai
komentar, bahkan komentar netral sekalipun. 13. Pasangan tak lagi
memberi perhatian kepada kita, anak-anak, dan kehidupan keluarga. 14.
Pasangan mulai seperti bermain 'petak umpet' saat kita berada di
dekatnya. Misalnya, sering sekali menutup pintu atau pergi menjauh saat
bicara di telepon. 15. Pasangan tak pernah lagi memuji penampilan kita.
16. Pasangan mulai berhenti mengucapkan "Aku cinta kamu". 17. Pasangan
tampak salah tingkah atau merasa bersalah saat kita melakukan hal baik
untuknya. 18. Pasangan justru menuduh kitalah yang berselingkuh walau
tak memiliki bukti yang kuat. 19. Pasangan lebih memilih menghabiskan
waktu bersama teman-temannya dibanding bersama kita. 20. Pasangan mulai
tak berminat membicarakan masa depan perkawinan. 21. Pasangan tak lagi
menunjukkan kasih sayangnya. 22. Pasangan lebih memilih membaca atau
menonton teve dibanding mengobrol atau bercinta. 23. Pasangan sering
membicarakan masalah yang tengah dialami orang lain, terutama dari lawan
jenisnya. 24. Pasangan mulai menggunakan kata-kata humor atau canda
serta pendapat yang berbeda dari biasanya, yang tidak mencerminkan
dirinya. 25. Pasangan semakin tidak memperhatikan anak- anaknya.
Anak-anak pun merasa ada sesuatu yang salah dengan ayah/ibu mereka. 26.
Pasangan seperti menarik diri dan menjauh. Tapi saat kita menanyakan itu
semua, pasangan tak ingin membicarakannya. 27. Pasangan tampak tidak
berkonsentrasi dan tidak menunjukkan gairahnya saat bercinta. 28.
Pasangan selalu tampak kaget atau bingung setiap bangun pagi. Ini karena
tidak yakin, di tempat tidur siapa dia terbangun. 29. Kita mendengarnya
mengigau menyebutkan nama seseorang (nama perempuan tentunya) lebih
dari satu kali. 30. Sahabat dan anggota keluarga sering melihat
ketegangan di antara pasangan berdua, bahkan jauh sebelum kita sendiri
menyadarinya. 31. Pasangan mudah sekali merasa 'terancam' saat kita
bertanya-tanya tentang beberapa hal kepadanya, dan
merasa seperti diinterogasi. 32. Pola tidurnya berubah dari biasanya, dan tampak resah.
Jumat, 17 Juni 2011
Langganan:
Postingan (Atom)
